
MAKASSAR — Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di UPTD SPF SMPN 26 Makassar, Rabu, 16 September 2026. Bukan sekadar seremoni keagamaan, kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan, di antaranya Lurah Kecamatan Mamasa, anggota DPRD Kota Makassar, Pengawas, Babinsa, Komite Sekolah, ketua RW/RT, serta orang tua murid. Kehadiran mereka semakin memperlihatkan bahwa sekolah bukan hanya tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga ruang yang mempertemukan dan menguatkan hubungan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Mengusung hikmah “Mempererat Hubungan Silaturahmi, Membentuk Insan yang Jujur dan Amanah”, tausiah disampaikan oleh Ustaz Icuk, Lc. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keteladanan Rasulullah SAW, khususnya dalam kejujuran dan amanah, merupakan nilai penting yang perlu terus ditanamkan kepada murid maupun seluruh warga sekolah.

Kepala UPTD SPF SMPN 26 Makassar, Nurdin, S.Pd., S.H., M.Pd., dalam kesempatan tersebut juga secara khusus mengundang guru-guru dari SMPN 27 Makassar, sekolah tempat dirinya sebelumnya menjabat sebagai kepala sekolah, Turut hadir pula Kepala Sekolah sebelumnya, Hj. Nur Rahmah, S.Pd., M.Pd. Kehadiran beliau menjadi momen istimewa dan semakin mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan UPTD SPF SMPN 26 Makassar.Undangan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga jalinan silaturahmi dan persaudaraan meskipun terjadi perpindahan tugas.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah ketika 45 guru dan tenaga kependidikan tampil melantunkan shalawat. “Kepala UPTD SPF SMPN 26 Makassar, Nurdin, S.Pd., S.H., M.Pd., mengajak seluruh guru, tenaga kependidikan, dan mahasiswa PPG untuk bersama-sama melantunkan shalawat dalam rangka menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.” Penampilan tersebut menjadi semakin istimewa karena merupakan hasil latihan selama kurang lebih dua minggu. Para guru dan tendik tampil berkolaborasi dengan mahasiswa PPG, menghadirkan lantunan shalawat yang membuat suasana Maulid semakin semarak sekaligus menyentuh.
Tiga vokalis tampil membawa lantunan shalawat, yakni Sahria, S.Pd., Namrijah, S.Pd., M.Pd., dan Dita Maharani, S.Pd. Sementara proses latihan dan persiapan penampilan didampingi oleh Murni, S.Pd., selaku pelatih shalawat. Kelompok 1 shalawat busyra, kelompok 2 shalawat Asygil dan Al hjiratul dan mahasiswa PPG Ya Nabi Salam.
Tak berhenti pada lantunan shalawat, kemeriahan juga semakin terasa dengan penampilan rebana yang dibawakan oleh ekstrakurikuler Rohis. Kolaborasi antara guru, tendik, mahasiswa PPG, dan murid melalui seni religi tersebut menciptakan suasana Maulid yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna.

Salah satu pesan yang paling mengena disampaikan Adi Akbar, Anggota DPRD Kota Makassar sekaligus alumni SMPN 26 Makassar.
Di hadapan para murid, Adi Akbar berbagi pengalaman masa sekolah sekaligus memberikan nasihat tentang kunci kesuksesan.
Ia menekankan bahwa menjadi orang sukses tidak cukup hanya dengan memiliki kepintaran dan kecerdasan. Menurutnya, sikap taat dan patuh kepada guru serta menghormati dan menyayangi orang tua merupakan bagian penting dalam perjalanan meraih kesuksesan.
Dengan gaya yang dekat dengan murid, ia mengenang masa sekolahnya di SMPN 26 Makassar.
“Saya dulu ada di sekolah ini tidak ranking juga. Tapi saya selalu menghargai dan patuh kepada guru saya, dan sayang kepada orang tua.”
Pesan tersebut sontak menjadi bagian yang berkesan dalam kegiatan Maulid. Alumni yang dahulu duduk sebagai murid di sekolah yang sama kini hadir sebagai wakil rakyat dan memberikan motivasi kepada generasi yang sedang menempuh pendidikan.
Ketua panitia, Sahria, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah, guru, tendik, mahasiswa PPG, murid, orang tua, Komite Sekolah, serta seluruh tamu undangan yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga rangkaian kegiatan Maulid dapat terlaksana dengan baik.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan bukan hanya terletak pada terselenggaranya acara, tetapi juga pada kebersamaan yang terbangun selama proses persiapannya.
Semangat itulah yang terasa kuat di UPTD SPF SMPN 26 Makassar. Guru dan tendik yang biasanya berdiri di depan kelas, kali ini tampil bersama dalam satu panggung. Mahasiswa PPG ikut berkolaborasi, sementara murid melalui ekstrakurikuler Rohis turut mengambil bagian dalam menyemarakkan kegiatan.
Dari shalawat, tumbuh kebersamaan. Dari silaturahmi, lahir kekuatan. Dan dari keteladanan Rasulullah SAW, diharapkan tumbuh insan-insan yang jujur, amanah, dan berakhlak mulia.
Maulid Nabi Muhammad SAW di UPTD SPF SMPN 26 Makassar pun meninggalkan kesan bahwa pendidikan karakter tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Kadang, ia hadir melalui kebersamaan, lantunan shalawat, silaturahmi, dan keteladanan yang dirasakan bersama.